Sabtu, 15 September 2012

laporan perkecambahan kacang hijau


LAPORAN HASIL PENELITIAN KECAMBAH 
KACANG HIJAU

NAMA: HENA SURI INTAN PERTIWI
KELAS : XII IPA 5
NIS :1011118
NO.URUT: 05


Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat Rahmat dan Hidayah-Nya kami dari kelompok  dapat menyelesaikan Karya Ilmiah ini yang berjudul “Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau”.
Karya Ilmiah ini dibuat dengan maksud dan tujuan agar para pembaca mengetahui dan mengkaji masalah pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau.
Pada kesempatan ini kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menbantu dan mendukung kami dalam pembuatan dan penyusunan karya tulis ini. Terutama kepada bpak Syahrudin S Pd, MM. yang telah membimbing dan memberi arahan kepada kami dalam pembuatan karya ilmiah ini.
Kami selaku penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyajian karya ilmiah ini masih minim dan masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami senantiasa mengharapkan masukan dari para pembaca yang bersifat membangun demi kesempurnaan karya Ilmiah kami di masa yang akan datang.

                                                                                    Maros 8 September 2012


                                                                                    Hena Suri Intan Pertiwi
                                                                                                                                               

Daftar Isi
Halaman Judul………………………………………………………………………………………………………………….1
Kata  pengantar……………………………………………………………………………………………………………..…2
Daftar Isi…………………………………………………………………………………………………………………………..3
BAB I PENDAHULUAN1.1
            1.1Latar belakang penelitian……………………………………………………….
1.2Rumusan masalah……………………………………………………………….
1.3Tujuan penelitian………………………………………………………………..
BAB II PEMBAHASAN
            2.1 Kacang Hijau………………………………………………………………….
              2.2 Pentingnya cahaya bagi pertumbuhan kacang hijau………………………..
BAB III PENGAMATAN
            3.1 Cara kerja…………………………………………………………………….
            3.2 Hasil pengamatan…………………………………………………………… .
            3.3 Analisa data…………………………………………………………………..
BAB IV PENUTUP
            4.1 Kesimpulan……………………………………………………………………
DAFTAR PUSTAKA
           


BAB I
PENDAHULUAN
1.1     Latar belakang penelitian

Tanaman merupakan sumber utama dalam kehidupan kita. Baik itu memberikan suplai oksigen ataupun untuk dikonsumsi. Kacang hijau sebagai tumbuhan kacang kacangan yang tak lagi asing di telinga kita. Tanaman ini memeiliki vitamin dan mineral yang tinggi dan sangat baik bagi tubuh kita. Tetapi tanaman harus melalui beberapa tahapan untuk menjadi dewasa, baik itu tumbuh dan berkembang.    Slah satunya perkecambahan. perkecambahan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.salah satunya ialah Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara, maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi. Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari tanah maupun dari udara (dalam bentuk uap air ataupun embun). Efek yang terjadi membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio membesar dan biji yang melunak. Oleh karena itu Penelitian ini dilakukan agar siswa paham terhadap faktor-faktor internal maupun eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau termasuk pengaruh suhu terhadap kecepatan pertumbuhan kacang hijau.




1.2     Rumusan Masalah
1.Bagaimanakah pengaruh pertumbuhan kacang hijau terhadap intensitas cahaya yang diberikan ?
2.Apakah pengaruh yang di timbulkan oleh tanaman kacang hijau terhadap jumlah cahaya yang diberikan


1.3Tujuan penelitian

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak-dampak apa saja yang ditimbulkan tanaman kacang hijau dengan intensitas pemberian cahaya yang berbeda-beda. Dan apa saja pengaruhh yang ditimbulkan oleh tanaman kacang hijau terhadap intensitas cahaya yang berbeda beda sehingga kita dapat mengetahui standar kualitas penanaman kacang hijau apabila di tinjau dari intensitas pemberian cahaya














                                               




BAB II
                                        PEMBAHASAN
2.1
Kacang hijau
Sekiilas tentang kacang hijau


Kacang hijau merupakan salah satu tanaman semusim yang berumur pendek (kurang lebih 60 hari). Tanaman ini disebut juga mungbean, green gram atau golden gram. Dalam dunia tumbuh-tumbuhan, tanaman ini diklasifikasikan seperti berikut ini.

Divisi : Spermatophyta

Sub-divisi : Angiospermae

Kelas : Dicotyledoneae

Ordo : Rosales                                                             

Famili : Papilionaceae

Genus : Vigna

Spesies : Vigna radiata atau Phaseolus radiatus


Morfologi Tanaman Kacang Hijau

Tanaman kacang hijau berbatang tegak dengan ketinggian sangat bervariasi, antara 30-60 cm, tergantung varietasnya. Cabangnya menyamping pada bagian utama, berbentuk bulat dan berbulu. Warna batang dan cabangnya ada yang hijau dan ada yang ungu.

Daunnya trifoliate (terdiri dari tiga helaian) dan letaknya berseling. Tangkai daunnya cukup panjang, lebih panjang dari daunnya. Warna daunnya hijau muda sampai hiaju tua.

Bunga kacang hijau berwarna kuning, tersusun dalam tandan, keluar pada cabang serta batang, dan dapat  menyerbuk sendiri.

Polong kacang hijau berebntuk silindris dengan panjang antara 6-15 cm dan biasanya berbulu pendek. Sewaktu muda polong berwarna hijau dan dan setelah tua berwarna hitam atau coklat. Setiap polong berisi 10-15 biji.

Biji kacang hijau lebih kecil dibanding biji kacang-kacangan lain. Warna bijinya kebanyakan hijau kusam atau hijau mengilap, beberapa ada yang berwarna kuning, cokelat dan hitam . Tanaman kacang hijau berakar tunggang dengan akar cabang pada permukaan.
Kacang hijau merupakan tumbuhan berakar tunggang dan termasuk ke dalam tanaman tropis dataran rendah yang bisa dibudidayakna pada ketinggian 5 - 700 m diatas  permukaan air latu. Bila ditanam diatas 750 m diatas permukaan air laut maka jumlah produksinya akan menurun.  Kacang hijau merupakan tumbuhan yang menyukai daerah yang memiliki kelembapan udara antara 50-89%. Tumbuhan kacang hijau membutuhkan cahaya matahari lebih dari 10 jam per hari. Sehingga tidak terlalu sulit untuk membudidayakan tumbuhan kacang hijau ini di Indonesia









2.2 Pentingnya cahaya bagi tanaman kacang hijau
Cahaya matahari adalah sumber energi utama bagi kehidupan seluruh makhluk hidup didunia. Bagi manusia , hewan dan tumbuhan cahaya matahari adalah penerang dunia ini. Selain itu, bagi tumbuhan khususnya yang berklorofil cahaya matahari sangat menentukan proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan yang dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Kekurangan cahaya matahari akan mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhan, meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan. Selain itu, kekurangan cahaya saat perkembangan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi, dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah dan daunnya berukuran kecil, tipis dan berwarna pucat ( tidak hijau ). Semua ini terjadi dikarenakan tidak adanya cahaya sehingga dapat memaksimalkan fungsi auksin untuk penunjang sel – sel tumbuhan sebaliknya, tumbuhan yang tumbuh ditempat terang menyebabkan tumbuhan – tumbuhan tumbuh lebih lambat dengan kondisi relative pendek, daun berkembang, lebih lebar, lebih hijau, tampak lebih segar dan batang kecambah lebih kokoh.
 Dari sini kita tahu bahwa cahaya metahari memberkan pengaruh langsung pada ketersediaan makanan. Cahaya merupakan sumber energy utama untuk fotosintesis yang erat kaitannya dengan ketersediaan makanan. Ketersediaan makanan berpengaruh terhadap proses pembelahan sel yang erat kaitanya dengan pertumbuhan tumbuhan. Cahaya tidak hanya berpengaruh langsung terhadap proses fotosintesis saja. Akan tetapi berpengaruh pula terhadap proses fotoperiodisme dan fototropisme. Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan berupa pertmbuhan dan perkembangan, serta reproduksi terhadap lamanya waktu terang dan waktu gelap.respon fotoperiodisme pada tumbuhan meliputi dormansi, pembungaan, perkecambahan, perkembangan batang dan akar.









BAB III
PENGAMATAN
3.1 Cara kerja
-          Merendam biji kacang hijau selama 14 jam diwadah tertutup hingga muncul kecambah kacang hijau kemudiaan ditiriskan
-          Kemudian di tempatkan di empat yang berbeda yaitu: tempat yang terkena cahaya matahari, sedikit terkena cahaya matahari (remang-remang), terkena cahaya bohlam lampu,dan tidak terkena cahaya sama sekali.
-          Mengamatinya selama dua hari sekali
-          Memfotonya setiap dua hari sekali

3.2 Hasil pengamatan
 















Hari pertama             CAHAYA LAMPU                                                   CAHAYA MATAHARI
                       



CAHAYA REMANG REMANG                                                    TANPA CAHAYA
                                                                                           
                                               




HARI KEDUA
CAHAYA LAMPU                           CAHAYA REMANG REMANG
                                                                  
                                                             

Cahaya matahari                                                  tidak tekena cahaya matahari
                                                                                              


                                                                                                                                                                                                M                                             



UK                                              Hari ke 3
Cahaya matahari                                                               Tidak terkena cahaya matahari

                      


REMANG REMANG                                                                                         CAHAYA LAMPU
                            



Hari ke 4
         CAHAYA MATAHARI                                            TANPACAHAYA
                       



             REMANG REMANG                                                            CAHAYA LAMPU
                        


HARI KE 5
CAHAYA MATAHARI                                    CAHAYA LAMPU
                                         
TANPA CAHAYA                                              REMANG REMANG
                                 



















3.4 ANALISA DATA
1. Pada tanaman kacang hijau terkena cahaya matahari:
 tumbuhan memiliki tinggi rata-rata 4.52 cm. dan batang berwarna hijau muda dan daun berwarna hijau tua.
2. Pada tanaman kacang hijau tanpa cahaya:
Tumbuhan memiliki tinggi rata-rata 13.8 cm dan batang berwarna putih sedangkan daunnya berwarna kuning pucat.
3. Pada tanaman kacang hijau terkena cahaya lampu :
Tumbuhan memiliki tinggi rata-rata 6.08 cm dan batang berwarna putih sedangkan daunnya berwarna hijau muda
4. Pada tanaman kacang hijau yang terkena cahaya( remang-remang)
Tumbuhan memiliki tinggi rata-rata 6.18 cm dan batang berwarna putih sedangkan daunnya berwarna hijau kekuning kuningan.









                                                        BAB IV
4.1  KESIMPULAN
         Pada penelitian kali ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa cahaya matahari sangat memegaruhi pertumbuhan kacang hijau karena dengan cahaya matahari tanaman dapat berfotosintesi dan juga pada tanaman yang mendapatkan sinar matahari yang cukup maka tanaman tersbut mendapat cahaya yang cukup untuk keperluan fotosinteis seta tanamannya lebih kokoh dan terlihat segar. Sedangkan tanaman kacang hijau dengan intensitas cahaya yang sedikit tanamannya berwarna hijau kekuning kuningan dikarenakan suplai cahaya yang didapatan pula sedikit. Berbeda pula dengan tanaman kacang hijau yang tidak mendapat cahaya sama skali,warnanya akan pucat dan mudah rapuh walaupu tumbuhnya tinggi. Itu karena akibat dari hormon auksin yang bekerja dengan baik di dalam tempat yang gelap dan lembab. Jadi tanaman kacang yang paling baik untuk ditanam adalah tanaman kacang hijau yang terkena cahaya matahari secara langsung karena mendapat cukup bahan bakar untuk berfotosintesis.













DAFTAR PUSTAKA

1.       www.wikipedia.com
3.       www.google.co.id
4.       MBS Maniam, Yusa.2011.advanced learning biology 3 A :Jakarta. Grafindo
5.       Indun kastinah,  Endang sri lestari, 2009, biologi 3 A : Jakarta, BSE
6.       Wulan garniati,2010,jurus jitu kuasai pelajaran biologi SMA,Jakarta Selatan,rumah ide

 LAPORAN HASIL PENELITIAN KECAMBAH 
KACANG HIJAU

NAMA: HENA SURI INTAN PERTIWI
KELAS : XII IPA 5
NIS :1011118
NO.URUT: 05


Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat Rahmat dan Hidayah-Nya kami dari kelompok  dapat menyelesaikan Karya Ilmiah ini yang berjudul “Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau”.
Karya Ilmiah ini dibuat dengan maksud dan tujuan agar para pembaca mengetahui dan mengkaji masalah pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau.
Pada kesempatan ini kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menbantu dan mendukung kami dalam pembuatan dan penyusunan karya tulis ini. Terutama kepada bpak Syahrudin S Pd, MM. yang telah membimbing dan memberi arahan kepada kami dalam pembuatan karya ilmiah ini.
Kami selaku penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyajian karya ilmiah ini masih minim dan masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami senantiasa mengharapkan masukan dari para pembaca yang bersifat membangun demi kesempurnaan karya Ilmiah kami di masa yang akan datang.

                                                                                    Maros 8 September 2012


                                                                                    Hena Suri Intan Pertiwi
                                                                                                                                               

Daftar Isi
Halaman Judul………………………………………………………………………………………………………………….1
Kata  pengantar……………………………………………………………………………………………………………..…2
Daftar Isi…………………………………………………………………………………………………………………………..3
BAB I PENDAHULUAN1.1
            1.1Latar belakang penelitian……………………………………………………….
1.2Rumusan masalah……………………………………………………………….
1.3Tujuan penelitian………………………………………………………………..
BAB II PEMBAHASAN
            2.1 Kacang Hijau………………………………………………………………….
              2.2 Pentingnya cahaya bagi pertumbuhan kacang hijau………………………..
BAB III PENGAMATAN
            3.1 Cara kerja…………………………………………………………………….
            3.2 Hasil pengamatan…………………………………………………………… .
            3.3 Analisa data…………………………………………………………………..
BAB IV PENUTUP
            4.1 Kesimpulan……………………………………………………………………
DAFTAR PUSTAKA
           


BAB I
PENDAHULUAN
1.1     Latar belakang penelitian

Tanaman merupakan sumber utama dalam kehidupan kita. Baik itu memberikan suplai oksigen ataupun untuk dikonsumsi. Kacang hijau sebagai tumbuhan kacang kacangan yang tak lagi asing di telinga kita. Tanaman ini memeiliki vitamin dan mineral yang tinggi dan sangat baik bagi tubuh kita. Tetapi tanaman harus melalui beberapa tahapan untuk menjadi dewasa, baik itu tumbuh dan berkembang.    Slah satunya perkecambahan. perkecambahan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.salah satunya ialah Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara, maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi. Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari tanah maupun dari udara (dalam bentuk uap air ataupun embun). Efek yang terjadi membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio membesar dan biji yang melunak. Oleh karena itu Penelitian ini dilakukan agar siswa paham terhadap faktor-faktor internal maupun eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau termasuk pengaruh suhu terhadap kecepatan pertumbuhan kacang hijau.




1.2     Rumusan Masalah
1.Bagaimanakah pengaruh pertumbuhan kacang hijau terhadap intensitas cahaya yang diberikan ?
2.Apakah pengaruh yang di timbulkan oleh tanaman kacang hijau terhadap jumlah cahaya yang diberikan


1.3Tujuan penelitian

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak-dampak apa saja yang ditimbulkan tanaman kacang hijau dengan intensitas pemberian cahaya yang berbeda-beda. Dan apa saja pengaruhh yang ditimbulkan oleh tanaman kacang hijau terhadap intensitas cahaya yang berbeda beda sehingga kita dapat mengetahui standar kualitas penanaman kacang hijau apabila di tinjau dari intensitas pemberian cahaya














                                               




BAB II
                                        PEMBAHASAN
2.1
Kacang hijau
Sekiilas tentang kacang hijau


Kacang hijau merupakan salah satu tanaman semusim yang berumur pendek (kurang lebih 60 hari). Tanaman ini disebut juga mungbean, green gram atau golden gram. Dalam dunia tumbuh-tumbuhan, tanaman ini diklasifikasikan seperti berikut ini.

Divisi : Spermatophyta

Sub-divisi : Angiospermae

Kelas : Dicotyledoneae

Ordo : Rosales                                                             

Famili : Papilionaceae

Genus : Vigna

Spesies : Vigna radiata atau Phaseolus radiatus


Morfologi Tanaman Kacang Hijau

Tanaman kacang hijau berbatang tegak dengan ketinggian sangat bervariasi, antara 30-60 cm, tergantung varietasnya. Cabangnya menyamping pada bagian utama, berbentuk bulat dan berbulu. Warna batang dan cabangnya ada yang hijau dan ada yang ungu.

Daunnya trifoliate (terdiri dari tiga helaian) dan letaknya berseling. Tangkai daunnya cukup panjang, lebih panjang dari daunnya. Warna daunnya hijau muda sampai hiaju tua.

Bunga kacang hijau berwarna kuning, tersusun dalam tandan, keluar pada cabang serta batang, dan dapat  menyerbuk sendiri.

Polong kacang hijau berebntuk silindris dengan panjang antara 6-15 cm dan biasanya berbulu pendek. Sewaktu muda polong berwarna hijau dan dan setelah tua berwarna hitam atau coklat. Setiap polong berisi 10-15 biji.

Biji kacang hijau lebih kecil dibanding biji kacang-kacangan lain. Warna bijinya kebanyakan hijau kusam atau hijau mengilap, beberapa ada yang berwarna kuning, cokelat dan hitam . Tanaman kacang hijau berakar tunggang dengan akar cabang pada permukaan.
Kacang hijau merupakan tumbuhan berakar tunggang dan termasuk ke dalam tanaman tropis dataran rendah yang bisa dibudidayakna pada ketinggian 5 - 700 m diatas  permukaan air latu. Bila ditanam diatas 750 m diatas permukaan air laut maka jumlah produksinya akan menurun.  Kacang hijau merupakan tumbuhan yang menyukai daerah yang memiliki kelembapan udara antara 50-89%. Tumbuhan kacang hijau membutuhkan cahaya matahari lebih dari 10 jam per hari. Sehingga tidak terlalu sulit untuk membudidayakan tumbuhan kacang hijau ini di Indonesia









2.2 Pentingnya cahaya bagi tanaman kacang hijau
Cahaya matahari adalah sumber energi utama bagi kehidupan seluruh makhluk hidup didunia. Bagi manusia , hewan dan tumbuhan cahaya matahari adalah penerang dunia ini. Selain itu, bagi tumbuhan khususnya yang berklorofil cahaya matahari sangat menentukan proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan yang dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Kekurangan cahaya matahari akan mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhan, meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan. Selain itu, kekurangan cahaya saat perkembangan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi, dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah dan daunnya berukuran kecil, tipis dan berwarna pucat ( tidak hijau ). Semua ini terjadi dikarenakan tidak adanya cahaya sehingga dapat memaksimalkan fungsi auksin untuk penunjang sel – sel tumbuhan sebaliknya, tumbuhan yang tumbuh ditempat terang menyebabkan tumbuhan – tumbuhan tumbuh lebih lambat dengan kondisi relative pendek, daun berkembang, lebih lebar, lebih hijau, tampak lebih segar dan batang kecambah lebih kokoh.
 Dari sini kita tahu bahwa cahaya metahari memberkan pengaruh langsung pada ketersediaan makanan. Cahaya merupakan sumber energy utama untuk fotosintesis yang erat kaitannya dengan ketersediaan makanan. Ketersediaan makanan berpengaruh terhadap proses pembelahan sel yang erat kaitanya dengan pertumbuhan tumbuhan. Cahaya tidak hanya berpengaruh langsung terhadap proses fotosintesis saja. Akan tetapi berpengaruh pula terhadap proses fotoperiodisme dan fototropisme. Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan berupa pertmbuhan dan perkembangan, serta reproduksi terhadap lamanya waktu terang dan waktu gelap.respon fotoperiodisme pada tumbuhan meliputi dormansi, pembungaan, perkecambahan, perkembangan batang dan akar.









BAB III
PENGAMATAN
3.1 Cara kerja
-          Merendam biji kacang hijau selama 14 jam diwadah tertutup hingga muncul kecambah kacang hijau kemudiaan ditiriskan
-          Kemudian di tempatkan di empat yang berbeda yaitu: tempat yang terkena cahaya matahari, sedikit terkena cahaya matahari (remang-remang), terkena cahaya bohlam lampu,dan tidak terkena cahaya sama sekali.
-          Mengamatinya selama dua hari sekali
-          Memfotonya setiap dua hari sekali

3.2 Hasil pengamatan
 















Hari pertama             CAHAYA LAMPU                                                   CAHAYA MATAHARI
                       



CAHAYA REMANG REMANG                                                    TANPA CAHAYA
                                                                                           
                                               




HARI KEDUA
CAHAYA LAMPU                           CAHAYA REMANG REMANG
                                                                  
                                                             

Cahaya matahari                                                  tidak tekena cahaya matahari
                                                                                              


                                                                                                                                                                                                M                                             



UK                                              Hari ke 3
Cahaya matahari                                                               Tidak terkena cahaya matahari

                      


REMANG REMANG                                                                                         CAHAYA LAMPU
                            



Hari ke 4
         CAHAYA MATAHARI                                            TANPACAHAYA
                       



             REMANG REMANG                                                            CAHAYA LAMPU
                        


HARI KE 5
CAHAYA MATAHARI                                    CAHAYA LAMPU
                                         
TANPA CAHAYA                                              REMANG REMANG
                                 



















3.4 ANALISA DATA
1. Pada tanaman kacang hijau terkena cahaya matahari:
 tumbuhan memiliki tinggi rata-rata 4.52 cm. dan batang berwarna hijau muda dan daun berwarna hijau tua.
2. Pada tanaman kacang hijau tanpa cahaya:
Tumbuhan memiliki tinggi rata-rata 13.8 cm dan batang berwarna putih sedangkan daunnya berwarna kuning pucat.
3. Pada tanaman kacang hijau terkena cahaya lampu :
Tumbuhan memiliki tinggi rata-rata 6.08 cm dan batang berwarna putih sedangkan daunnya berwarna hijau muda
4. Pada tanaman kacang hijau yang terkena cahaya( remang-remang)
Tumbuhan memiliki tinggi rata-rata 6.18 cm dan batang berwarna putih sedangkan daunnya berwarna hijau kekuning kuningan.









                                                        BAB IV
4.1  KESIMPULAN
         Pada penelitian kali ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa cahaya matahari sangat memegaruhi pertumbuhan kacang hijau karena dengan cahaya matahari tanaman dapat berfotosintesi dan juga pada tanaman yang mendapatkan sinar matahari yang cukup maka tanaman tersbut mendapat cahaya yang cukup untuk keperluan fotosinteis seta tanamannya lebih kokoh dan terlihat segar. Sedangkan tanaman kacang hijau dengan intensitas cahaya yang sedikit tanamannya berwarna hijau kekuning kuningan dikarenakan suplai cahaya yang didapatan pula sedikit. Berbeda pula dengan tanaman kacang hijau yang tidak mendapat cahaya sama skali,warnanya akan pucat dan mudah rapuh walaupu tumbuhnya tinggi. Itu karena akibat dari hormon auksin yang bekerja dengan baik di dalam tempat yang gelap dan lembab. Jadi tanaman kacang yang paling baik untuk ditanam adalah tanaman kacang hijau yang terkena cahaya matahari secara langsung karena mendapat cukup bahan bakar untuk berfotosintesis.













DAFTAR PUSTAKA

1.       www.wikipedia.com
3.       www.google.co.id
4.       MBS Maniam, Yusa.2011.advanced learning biology 3 A :Jakarta. Grafindo
5.       Indun kastinah,  Endang sri lestari, 2009, biologi 3 A : Jakarta, BSE
6.       Wulan garniati,2010,jurus jitu kuasai pelajaran biologi SMA,Jakarta Selatan,rumah ide


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar